Sekda dan Forkopimda Sabang Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Gampong, Panen Perdana Jagung Pipil BUMG Tahareukat Tembus Dua Ton

Terkini 30 Apr 2026 08:39 3 min read 321 views By Eric carno

Share berita ini

Sekda dan Forkopimda Sabang Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Gampong, Panen Perdana Jagung Pipil BUMG Tahareukat Tembus Dua Ton
Sekda dan Forkopimda Sabang Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Gampong, Panen Perdana Jagung Pipil BUMG Tahareukat Tembus Dua Ton

CWNews.my.id.|| Sabang, 30 April 2026 – Pemerintah Kota Sabang menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis gampong melalui pengembangan sektor pertanian produktif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui panen perdana jagung pipil yang digelar oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Tahareukat di Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya.

 

Panen perdana yang berlangsung pada Selasa (28/04) ini mencatat capaian menggembirakan, yakni sekitar dua ton dari lahan seluas satu hektare. Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa optimalisasi lahan produktif di tingkat gampong mampu menjadi pilar penting dalam mendukung kemandirian pangan daerah.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, AP., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kota Sabang serta jajaran instansi terkait, sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

 

Dalam keterangannya, Andri Nourman menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar hasil panen, melainkan langkah strategis menuju kemandirian pangan daerah.

 

“Panen ini membuktikan bahwa potensi pertanian di Sabang sangat besar dan menjanjikan. Meskipun belum mencapai hasil maksimal, arah pengembangannya sudah tepat. Pemerintah akan terus hadir dengan dukungan konkret, mulai dari bantuan bibit, pendampingan teknis, hingga kolaborasi lintas sektor agar program ini berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pengembangan komoditas jagung pipil sebagai solusi strategis dalam menjawab kebutuhan bahan baku pakan ternak yang terus meningkat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat gampong.

 

Dukungan penuh juga disampaikan Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav. Edi Purwanto, S.I.P., yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

“TNI melalui Kodim 0112/Sabang siap bersinergi dan terlibat aktif dalam pendampingan di lapangan. Ini bukan hanya tentang panen, tetapi bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, SE., MAP., menilai hasil panen perdana ini sebagai fondasi awal yang menjanjikan untuk pengembangan lebih lanjut.

 

“Produktivitas sekitar dua ton per hektare merupakan capaian awal yang cukup baik. Ke depan, kami akan mendorong peningkatan hasil melalui penggunaan benih unggul, penguatan kapasitas petani, serta pendampingan berkelanjutan. Jagung pipil memiliki peran strategis sebagai bahan baku pakan ternak yang sangat dibutuhkan,” jelasnya.

 

Program yang diinisiasi oleh BUMG Tahareukat ini juga menjadi contoh konkret pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong. Sejak tahap pembukaan lahan hingga penanaman, sekitar 20 warga terlibat aktif dalam pengelolaan lahan secara kolektif.

 

Keuchik Gampong Balohan, Abdullah Imum, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari semangat kebersamaan masyarakat.

 

“Ini bukan sekadar panen, tetapi awal dari gerakan kemandirian ekonomi masyarakat. Kami optimis, dengan dukungan semua pihak, program ini akan terus berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat gampong,” ungkapnya.

 

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Sabang, perwakilan instansi vertikal seperti Kementerian Agama dan BPS, serta jajaran Pemerintah Kota Sabang, di antaranya Asisten I, Bappeda, Dinas Pertanian dan Pangan, serta Camat Sukajaya.

 

Selain panen perdana, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih jagung kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program dan penguatan sektor pertanian lokal.

 

Dengan sinergi yang semakin solid antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, pengembangan jagung pipil di Kota Sabang diyakini akan menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis gampong secara berkelanjutan dan inklusif.

 

-Mj Eric Karno (Sabang CWNews)

Camera Waspada News

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp